Tips membeli properti untuk investasi agar tidak rugi
Tips membeli properti harus dikuasai banyak orang jika ingin membeli properti untuk kebutuhan pribadi maupun untuk investasi. Hal ini karena properti merupkan barang yang tidak murah, bahkan kita harus bekerja bertahun-tahun jika ingin membelinya dalam keadaan cash.
Kendati demikian, meskipun harganya mahal, keputusan pembelian properti yang tepat bisa mendatangkan cuan bagi kita yang cukup besar. Mengingat properti merupakan instrumen investasi yang sangat baik. Bahkan returnnya bisa mencapai 20-25% per tahun jika kita pandai memilihnya.
Maka dari itu, anda harus menguasai Tips membeli properti untuk investasi ataupun kebutuhan pribadi. Informasinya akan kami rangkum dalam tulisan di bawah ini.
Tips membeli properti untuk investasi
Memilih tempat yang strategis
Tempat menjadi faktor utama anda dalam patokan membeli properti yang cocok untuk anda. Sebuah tempat yang strategis tentunya akan membuat nilai dari properti tersebut akan terus naik. Apalagi jika anda memilih properti yang potensi pariwisatanya yang bagus, tentu harganya akan melambung tinggi di masa depan.
Namun perlu kita cermati juga dalam segi geografis dan ketahanan akan banjir. Percuma saja jika kamu membeli properti di kawasan kota namun kawasan tersebut rawan banjir dan kondisi lingkungannya tidak sehat.
Beli di harga yang murah
Anda membeli properti hanya untuk keperluan investasi saja? maka harga pembelian anda perlu anda perhatikan! Harga sebuah properti akan ada momentum naik turunnya harga yang dipengaruhi oleh harga pasar. Maka dari itu, anda perlu membeli properti yang murah jika berkeinginan untuk investasi.
Harga properti bisa saja turun karena beberapa faktor, salah satunya karena pandemi. Selama pandemi COVID-19 berlangsung, harga properti banyak yang turun. Anda perlu memanfaatkan momentum ini untuk spekulasi buy.
Perhatikan surat kepemilikan tanah
Properti dan tanah menjadi dua hal yang tak terpisahkan. Maka dari itu, anda perlu memperhatikan surat kepemilikan tanah apabila anda ingin membeli properti. Anda bisa meminta bantuan kepada notaris untuk berkonsultasi mengenai hal ini. Sehingga anda bisa tahu status dari tanah kavling yang akan anda pinang.
Mempersiapkan dana tambahan
Dalam jual beli properti anda harus menyiapkan dana tambahan karena proses transaksinya melibatkan beberapa pihak. Pertama, jika anda menggunakan KPR maka anda harus membayar biaya survey terhadap properti yang akan anda beli. Kedua anda harus membayar biaya asuransi jiwa sebesar 1% hingga 2% dari total pinjaman.
Ketiga anda harus menyiapkan dana untuk notaris, untuk nominalnya sesuai dengan kebutuhan pembeli. Terakhir anda harus menyiapkan dana untuk pajak jual beli properti yaitu BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan).
Perhatikan fasilitasnya
Fasilitas menjadi faktor yang penting sebelum anda membeli properti baik untuk keperluan pribadi maupun untuk investasi. Karena jika properti yang anda beli mempunyai fasilitas yang memadai, harganyapun akan terus meningkat.
Perhatikan fasilitas internal seperti tempat ibadah, arena bermain anak, tempat olahraga dan lain-lain. Serta perhatikan juga fasilitas eksternal seperti pusat perkantoran, sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan dan akses transportasi yang mudah.
Sesuaikan tenor waktu sesuai kemampuan finansial
Jika anda memilih menggunakan KPR untuk pembayaran properti, maka anda harus memperhatikan lama tenor dan besaran cicilan per bulan. Jangan sampai anda memilih waktu tenor yang cepat namun kondisi finansial anda belum siap. Maka dari itu, analisis kembali penghasilan anda dan kalkulasikan berapa persen untuk membayar cicilan properti.
Demikian artikel kami mengenai tips membeli properti agar tidak merugikan anda dan mendatangkan cuan untuk anda. Semoga bisa menjadi pedoman anda sebelum membeli properti.